Selagi Masih Bisa Dibicarakan..." href="http://www.tblog.com/blogs/rss/viczsites.xml">



Selagi Masih Bisa Dibicarakan...


10.31.06 (12:20 pm)   [edit]

Selagi Masih Bisa Dibicarakan...

Bersyukur, kita dikaruniai Yang Maha Kuasa kelengkapan alat bicara. Dengannya, kita bisa saling berkomunikasi, menyatakan keinginan, ataupun mengekspresikan perasaan. Berbicara memang jadi keseharian kita. Ratusan, bahkan ribuan kata keluar dari mulut kita. Tapi, ada juga pepatah mengatakan, silence is gold. Diam itu emas. Mungkin maknanya gini, kalo diamnya aja emas, apalagi bicaranya. Atau malah sebaliknya, daripada ngomongin yang ga jelas, lebih baek diem. Terserah deh. Yang pasti, orang kalo udah diem, ternyata bisa bikin orang lain puyeng and salah persepsi lho. Hati-hati.

Myspace Icons

Guru aja, kalo lagi nerangin pelajaran, lantas nanya ke anak didiknya, paham apa paham? Eh... muridnya pada diem, otomatis sang guru akan punya dua kesimpulan. Oh... muridku pinter2 semua. ga ada lagi yang menemui kesulitan. Tapi bisa jadi gurunya malah jengkel. Waahh... diterangin udah segitu detailnya, ga ada perkembangan. Tanya kek, kesulitannya apa. Bisanya dieeem ajah...

Seribu satu persepsi akan muncul saat orang yang kita hadapi ga mau bicara dengan kita. Takutnya, malah nambah dosa kalo ternyata penilaian kita salah terhadap orang tersebut. Siapa tau, diemnya dia karena lagi sakit gigi atau sariawan. So, jangan langsung berpikiran negatif sama orang yang begitu. Temen sejati mestinya bisa merasakan apa yang terjadi pada diri sahabatnya, walaupun sahabatnya itu ga mengucapkan sepatah katapun. Kita berintrospeksi dulu lah, mungkin aja ada sesuatu dalam diri kita yang kurang berkenan dalam pantauannya.

Komunikasi juga akan begitu sulit dilakukan, jika pada diri masing-masing bersemayam benih-benih pertikaian. Harga diri seakan-akan dipertaruhkan. Gengsi kalo harus ngalah. Padahal, mengalah ga selamanya berarti kalah. Mengalah untuk menang. Pernah denger? Kalo bisa gitu, dipastikan orang tersebut berjiwa lapang, dewasa, punya rasa cinta damai yang tinggi, serta toleransi. Setuju ga? So, bagi yang lagi musuhan, ga baik dipendem lama-lama. Awali dari diri kita. Ajak berbicara.

Lantas, gimana kalo orangnya introvert? Ada kan orang yang begitu, Sukanya menutup diri kayak udah benar sendiri. Susah diajak tukar pikiran. Cenderungnya ntar emang jadi egois. Kasihan sebenarnya, dia selalu merasakan bahwa harga dirinya terus-terusan dalam kondisi terancam. Sikap yang dimunculkan, ga mau denger orang lain, maunya menang sendiri, meski salah. Ada lagi yang sampai bertindak kasar, maksain. Mungkin dengan cara itu, dikiranya dapat mempertahankan harga dirinya.

Bukan lagi ngeguruin. Yach... sama-sama belajar berintrospeksi lah. Lewat tulisan, sebisaku. Moga aja bermanfaat.

kembali ke atas
0 Comments
Your Name:


Your Comment: